SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)
Topik : ASI
Sasaran : Ibu menyusui
Pelaksanaan :
Lia
Waktu : 15 Menit
Tempat :
Pelaksana : Mahasiswa
I.
Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan ibu mengerti,
mengetahui, memahami tentang ASI.
II.
Tujuan Khusus
Pada akhir penyuluhan keluarga dapat:
a)
Menjelaskan tentang pentingnya ASI
b)
Menguraikan tentang keunggulan ASI
MATERI PENYULUHAN
A. Pengertian
Adalah makanan yang terbaik untuk bayi. ASI mengandung
zat-zat gizi yang dibutuhkan bayi dalam jumlah yang cukup dan seimbang untuk
menjamin pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal pada bulan-bulan
pertama (6 bulan) kehidupannya.
B. Macam-macam ASI
1.
Colostrum
Ada ASI yang keluar pada tiga hari pertama kelahiran.
Kaya akan antibody dan imunologi yang dapat melindungi bayi dari infeksi diare.
2.
Susu Transisi
Adalah ASI yang keluar sejak hari ke sepuluh sesudah
kelahiran.
3.
ASI Matur
Adalah mulai dari hari kesepuluh setelah kelahiran.
C. Keunggulan Air Susu Ibu
1.
Mengandung zat-zat gizi yang di butuhkan oleh tubuh.
2.
Mengandung zat-zat kekebalan tubuh.
3.
Memberikan rasa kedekatan kasih sayang antara ibu dan anak.
4.
Berat badan ibu cepat kembali seperti sedia kala.
5.
Mudah didapatkan kapan saja dan dimana saja.
6.
Dapat dijadikan sebagai alat kontrasepsi.
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
Pokok bahasan : Imunisasi
Sub pokok bahasan : Imunisasi pada anak
Sasaran : Ibu dari
anak
Pelaksanaan : Lia
Tempat : RSKIA
Pertiwi
Waktu : 1 x 20 Menit
I.
Tujuan Intruksional Umum
Setelah penyuluhan selesai keluarga mengerti dan mau anaknya
di imunisasi sedini mungkin.
II. Tujuan Intruksional Khusus
Setelah penyuluhan semua ibu dan keluarga dapat:
1.
Menyebutkan pengertian imunisasi.
2.
Menyebutkan tujuan imunisasi.
3.
Menyebutkan penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi.
4.
Menyebutkan sasaran imunisasi.
5.
Menyebutkan jadwal imunisasi.
6.
Menyebutkan tempat pelayanan imunisasi.
III. Pokok Materi
1.
Pengertian imunisasi.
2.
Tujuan imunisasi.
3.
Menyebutkan penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi.
4.
Sasaran dan imunisasi.
5.
Jadwal pemberian imunisasi.
6.
Tempat pelayanan imunisasi.
IV. Metode
1.
Ceramah
2.
Tanya jawab
V. Media
Buku KIA
VI. Evaluasi
Lisan
MATERI
PENYULUHAN IMUNISASI
1.
Pengertian
Imunisasi adalah upaya untuk menimbulkan kekebalan
pada seseorang dengan cara memberikan vaksin tertentu sehingga dapat di terlindungi/tercegah
dari penyakit-penyakit infeksi tertentu.
2.
Tujuan imunisasi
Seseorang akan menjadi kebal terhadap penyakit infeksi
tertentu bila telah mendapat imunisasi lengkap.
3.
Penyakit-Penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi
Penyakit-penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi
dan masuk dalam program imunisasi Indonesia adalah:
a. TBC
Penyakit yang dapat menyerang penderita semua golongan
umur, biasanya mengenai paru-paru dapat pula pada kulit dan kelenjar.
Penularan
penyakit ini biasanya melalui jalan nafas baik secara langsung maupun tidak
langsung.
Gejala:
1)
Batuk-batuk
lebih dari 2 minggu.
2)
Kejang-kejang
disertai dahak berdarah.
3)
Nafsu makan
berkurang.
4)
Badan lemah.
5)
Keringat banyak
di sore hari sampai malam hari.
Cara mencegah penyakit TBC adalah:
1)
Dengan imunisasi
vaksin BCG pada bayi.
2)
Memberikan
makanan bergizi.
3)
Memelihara
kebersihan diri dan lingkungan.
b. Diftheri
Adalah
penyakit yang bisa menyerang anak-anak dan mengenai alat pernafasan bagian
atas, tetapi dapat juga mengenai kulit.
Penyakit
ini dapat menular.
Gejala:
1)
Anak panas,
lemah
2)
Nyeri bila
menelan
3)
Terjadi
pembengkakan pada parotis serta terdengar nafas berbunyi.
4)
Yang paling khas
pada penyakit ini, di kerongkongan terdapat selaput berwarna abu-abu dan mudah
berdarah.
Kuman
diftheri mengeluarkan toksin atau racun yang menimbulkan kelainan otot jantung
dan kelainan saraf yang dapat menyebabkan kematian mendadak.
Cara
mencegah penyakit diftheri:
Pemberian
imunisasi dengan vaksin DPT pada bayi.
c.
Pertusis (Batuk
rejan, batuk seratus hari)
Adalah
penyakit pada anak-anak dengan usia yang lebih muda. Penyakit ini lebih,
menular melalui jalan pernafasan.
Gejala:
Mila-mula
seperti flu biasa makin lama batuknya makin hebat, terus-menerus dan cepat,
keras sampai puluhan kali, dan diakhiri dengan sekuat tenaga mengambil nafas
sampai berbunyi keras. Kadang-kadang sampai muntah, maka tampak kebiruan dan
lelah.
Penyakit
ini sering menimbulkan radang paru-paru dan radang otak.
Pencegah:
Dengan
pemberian imunisasi vaksin DPT
d.
Tetanus
Adalah
penyakit yang dapat terjadi pada bayi baru lahir maupun anak dan orang dewasa.
Cara
penularannya:
1)
Pada bayi baru
lahir infeksi terjadi pada tali pusat yang di potong melalui alat yang tidak
steril atau pusar yang di bubuhi obat tradisional/bahan ramuan.
2)
Pada anak dan orang
dewasa infeksi tetanus melalui luka yang dalam atau kotor.
Gejala:
1)
Mulut tidak
dapat dibuka atau mencucut.
2)
Tubuh kaku.
3)
Kejang-kejang.
Cara pencegahannya:
Pemberian
imunisasi dengan vaksin TT pada ibu hamil, imunisasi pada bayi dengan vaksin
DPT.
e.
Polio
mielitis/kelumpuhan
Adalah
penyakit yang biasanya menyerang anak-anak berumur 1-5 tahun.
Penularan
penyakit ini melalui mulut.
Gejala
awal penyakit ini adalah flu biasa yaitu batuk, pilek dan panas kemudian
terjadi kelumpuhan kaki dan tangan.
Cara
mencegahnya adalah imunisasi vaksin polio.
f.
Campak
Adalah
penyakit yang biasa menyerang anak-anak antara umur 5 bulan sampai 5 tahun.
Penularan penyakit ini melalui jalan pernafasan.
Gejala:
1)
Panas tinggi di
sertai batuk.
2)
Pilek
3)
Mata merah dan
berair
4)
Kemudian timbul
ruam atau bercak kemerah-merahan yang dimulai dari dahi, belakang telinga
kemudian menyebar keseluruh tubuh. Bahayanya adalah diare, gizi buruk, radang
paru-paru dan kejang-kejang yang dapat menyebabkan kematian.
Cara
pencegahannya:
Dengan
pemberian imunisasi vaksin campak pada bayi setelah berusia 9 bulan.
g.
Hepatitis
Biasa
di kenal dengan penyakit kuning atau sakit lever.
Penyebabnya:
virus hepatitis B
Gejala:
1)
Mual muntah
2)
Rasa sebah pada
perut
3)
Urine berwarna
coklat
4)
Kulit dan
selaput mata berwarna kuning, dapat terjadi pada setiap usia dan jenis kelamin.
Cara penularannya:
1)
Ibu ke anak saat
persalinan
2)
Dari orang yang
mengidap ke orang lain
3)
Melalui kontak
dengan darah/cairan tubuh orang yang telah terinfeksi Hepatitis B.
4)
Melalui jarum
suntik
Cara
mencegahnya: Dengan pemberian vaksin hepatitis B.
4.
Sasaran dari imunisasi
a.
Bayi
b.
WUS dan calon
pengantin
c.
Anak sekolah
d.
Ibu hamil
5.
Jadwal imunisasi
|
UMUR
|
JENIS IMUNISASI
|
|
0-7 hari
1 bulan
2 bulan
3 bulan
4 bulan
9 bulan
|
Hepatitis B
BCG
Hepatitis B2, DPT 1, polio 1
Hepatitis B3, DPT 2, polio 2
DPT 3, polio 3
Campak, polio 4
|