Rabu, 01 Februari 2017

Asuhan Kebidanan Fisiologi Antenatal Care



ASUHAN KEBIDANAN ANTENATAL CARE FISIOLOGI
PADA NY ”R” DENGAN MASA GESTASI 40 MINGGU
DI PUSKESMAS BATUA MAKASSAR
TANGGAL 3 OKTOBER 2016

No. Register              : 51 / BRG
Tanggal Kunjungan    : 3 Oktober 2016                   Jam     : 09:40 Wita
Tanggal Pengkajian   : 3 Oktober 2016                   Jam     : 10:15 Wita
Nama Pengkaji         : Yulia Marwa

LANGKAH I. IDENTIFIKASI DATA DASAR
A.     Identitas Istri / Suami
Nama                              : Ny “ R “ / Tn “ I
Umur                               : 30 tahun / 30 tahun
Nikah / lamanya                        : 1X / ± 9 tahun
Suku                               : Bugis / Bugis
Agama                            : Islam / Islam
Pendidikan                    : SD / SMP
Pekerjaan                       : IRT / Buruh Harian
Alamat                             : Jln. Borong Raya Baru 7 Lrg. 3 No.4 RW 007

B.     Data Biologis / Fisiologis
1.    Riwayat kehamilan sekarang
a.    GII PI AO
b.    HPHT : 20 Januari 2016
c.    TP : 27 Oktober 2016
d.    Umur kehamilan ± 9 bulan
e.    Pergerakan janin dirasakan pertama kali pada umur ± 4 bulan sampai sekarang
f.     Ibu mengatakan keadaannya sehat
g.    Ibu sudah dapat suntik TT
-          TT I pada tanggal 25 Februari 2016 di Puskesmas Batua
-          TT II pada tanggal 25 Maret 2016 di Puskesmas Batua
2.    Riwayat kehamilan lalu
a.    Ibu mengatakan jarak kehamilannya dengan anak pertamanya ± 7 tahun
b.    Ibu mengatakan anak pertama lahir dengan berat 2600 gram, panjang 47 cm, jenis kelamin perempuan, spontan, hidup
3.    Riwayat kesehatan yang lalu dan sekarang
a.    Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit jantung, hipertensi, asma dan DM
b.    Ibu mengatakan tidak pernah alergi terhadap makanan dan obat- obatan
c.    Ibu mengatakan tidak pernah ketergantungan obat, alkohol, dan rokok
d.    Ibu mengatakan tidak pernah dioperasi dan diopname
e.    Tidak ada riwayat PMS
4.    Riwayat kehamilan, persalinan, dan nifas
5.    Riwayat reproduksi
a.    Riwayat haid
·      Menarche      : 13 tahun
·      Siklus haid    : 28 – 30 hari
·      Durasi                        : 5 – 7 hari
·      Dismenorhae            : normal ( tidak ada nyeri haid )
C.    Pemenuhan Kebutuhan Dasar
1.    Kebutuhan nutrisi
a.    Sebelum hamil
Pola makan teratur
Jenis makanan                     : nasi, sayur, lauk pauk dan buah– buahan
Frekuensi makanan                        : 3 kali sehari
Nafsu makan baik
Minum ± 6 – 8 kali / hari
b.    Selama hamil
Ada perubahan yaitu :
Frekuensi makan lebuh sering dengan sedikit nasi, sayur, dan lauknya lebih banyak serta ditambah buah dan susu
Ibu lebih sering minum
2.    Kebutuhan eliminasi
a.    Sebelum hamil
BAK
Frekuensi      : 3 – 4 kali sehari
Warna kuning jernih
BAB
Frekuensi      : 2 kali sehari
Konsistensi   : lunak
Warna kuning kecoklatan
b.    Selama hamil
BAK
Ibu lebih sering BAK dengan frekuensi 5 – 7 kali sehari
BAB
Tidak ada perubahan
3.    Kebutuhan istirahat
a.    Sebelum hamil
Siang  : ± 1 – 2 jam sehari
Malam            : ± 6 – 7 jam sehari
b.    Selama hamil
Siang  : ± 1 – 2 jam sehari
Malam            : ± 8 jam sehari
4.    Personal hygiene
a.    Sebelum hamil
Mandi 2 kali sehari
Keramas 3 kali seminggu
Gosok gigi 2 kali sehari
Ganti pakaian tiap selesai mandi atau tiap pakaian yang dikenakan basah / kotor
b.    Selama hamil
Tidak ada perubahan
D.    Pemeriksaan Fisik
1.    Keadaan umum ibu baik
2.    Kesadaran ibu composmentis
3.    Keadaan emosi ibu stabil dan dapat berkomunikasi dengan baik
4.    Hasil pengukuran
BB sebelum hamil : 42 kg
BB selama hamil           : 54 kg
TB            : 153 cm
Lila           : 28 cm
5.    Tanda-tanda vital
TD            : 110 / 70 mmHg ( Sistole : 90 – 120 mmHg )
( Diastole : 60 – 90 mmHg )
N              : 82 x / i   ( 60 – 80 x / i )
P              : 20 x / i   ( 16 – 24 x / i )
S              : 36,5 º C ( 36,5 – 37,5 º C )
6.    Inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi
a.    Kepala dan rambut
Tampak hitam, bersih, tidak ada ketombe, tidak rontok, tidak ada nyeri tekan dan benjolan.
b.    Muka / wajah
Tidak pucat, tidak oedema, dan tidak ada cloasma gravidarum
c.    Mata
Simetris kiri-kanan, tidak ada secret, konjungtiva merah muda, dan sklera putih bersih
d.    Hidung
Simetris kiri-kanan, tidak ada secret dan tidak ada nyeri tekan
e.    Mulut dan gigi
Mulut dan gigi tampak bersih, bibir lembab, gisi merah muda, tidak ada sariawan, lidah tampak bersih dan tidak ada caries
f.     Telinga
Simetris kiri-kanan, bersih, tidak ada secret dan pendengaran baik
g.    Leher
Tidak ada pembengkakan kelenjar limfe dan tiroid, serta tidak ada pembesaran vena jugularis
h.    Payudara
Simetris kiri-kanan, hiperpigmentasi pada aerola mammae, puting susu menonjol, tidak ada massae, tidak ada nyeri tekan, dan ada clostrum saat puting susu dipencet.
i.      Abdomen
Pembesaran perut sesuai umur kehamilan
Terdapat linea nigra dan striae albicans
Tidak ada bekas operasi
Pemeriksaan leopold :
Leopold I   : setinggi PX ( 31 cm )
Leopold II  : Puki
Leopold III : kepala
Leopold IV : BAP
DJJ terdengar jelas, kuat dan teratur pada kuadran kiri ibu dengan frekuensi 140 x / i
LP   : 102 cm
TBJ : TFU X LP ( 31 X 102 )
        : 3162 gram
j.      Pengukuran panggul luar
Distansia spinarum      : 25 cm ( 23 – 26 cm )
Distansia kristarum       : 27 cm ( 24 – 28 cm )
Bodeluque                     : 18 cm ( 18 – 20 cm )
Posterior                         : 10 cm ( 8 – 10  cm )
k.    Genitalia
Tidak ada oedema dan varices pada vulva
l.      Ekstermitas bawah
Simetris kiri-kanan, tidak ada varices, tidak ada oedema dan refleks patella kiri-kanan ( + )
m.   Pemeriksaan laboraturium
GOL         : O
AL                        : ( - )
Red          : ( - )
HB           : 12,9 gr %

LANGKAH II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH AKTUAL
Diagnosa   :
GII PI A0, gestasi 40 minngu, puki, presentase kepala, BAP ( konvergen ), intra uteri, tunggal, hidup, keadaan ibu dan janin baik.
1.   GII PI A0
DS      : ibu mengatakan ini kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran.
DO      :
Tonus otot tegang
Tamapk striae albaTampak linea nigra
Pada pemeriksaan leopold :
Leopold I               : setinggi PX ( 32 cm )
Leopold II              : puki
Leopold III             : kepala
Leopold IV                        : BAP
DJJ                                    : 140 x / i


Analisa dan interprestasi data
Tonus otot tampak kendor karena ibu sudah pernah mengalami pembesaran peregangan, pada kehamilan pertama. Serta adanya streae alba yang di timbulkan akibat pecahnya pembuluh darah perifer dan peningkatan hormone progesterone dan MSH, teraba bagian janin pada palpasi merupakan tanda pasti kehamilan serta terdengar djj jelas dan teratur  pada satu tempat yaitu kuadran kiri ( Prawihardjo Surwono 2002 )
2.   Gestasi 40 minggu
DS  :
Ibu mengatakan umur kehamilannya 9 bulan
HPHT tanggal 20 Januari 2016
DO :
TP tanggal 29 februari 2014
TFU : setinggi PX ( 32 cm ) teraba bokong di fundus
Tanggal pengkajian : 3 Oktober 2016 , jam 10:15 WITA
Analisa dan interprestasi data
       Menurut rumus neagle dengan HPHT tanggal 20 Januari 2016 sampai dengan tanggal pengkajian 3 Oktober 2016 maka didapatkan masa gestasi 40  minggu ( Ilmu kandungan Winik Jasastro Hanifa 2002 hal.115 ).
3.   Punggung kiri
DS  : ibu meraskan pergerakan janinnya bergerak kuat pada perut disebelah kanan
DO : 
Leopold II  : Puki, dimana tahanan keras, lebar dan seperti papan.
DJJ terdengar jelas, kuat dan teratur pada perut sebelah kiri ibu
Analisa dan interprestasi data
       Pada posisi punggung kiri bagian – bagian kecil janin seperti tangan dan kaki berada pada sebelah kanan sehingga pergerakan janin akan terasa disebelah kanan perut ibu. Pada palapsi leopold II teraba bagian keras, lebar, datar dan memanjang seperti papan pada sisi sebelah kiri perut ibu. Ini menandakan puki dan DJJ terdengar jelas, kuat dan teratur pada perut bagian kiri ( Prof. dr. Rustan Mochtar, MPH.2004. Synopsis obstetric, hal. 53 ).
4.   Presentase kepala
DS  : -
DO : pada palpasi leopold III teraba bagian keras, bundar dan melenting                 ( kepala) pada bagian bawah perut ibu.
Analisa dan interprestasi data
       Apabila pada daerah simpisis kedua bagian teraba bulat, keras dan melenting serta tidak mudah digerakkan, ini menandakan bagian terendah janin adalah kepala dan pada fundus teraba lunak serta tidak melenting, ini menandakan bokong ( Synopsis Obstetric Fisiologi, hal 165 – 166. 2010 )
5.   BAP ( Konvergen )
DS  : ibu merasakan pergerakan janin masih kuat
DO :
Leopold IV            : BAP ( konvergen )
Bagian terendah janin masih dapat digerakkan
Analisa dan interprestasi data
       Bila pada pemeriksaan leopold IV tangan pemeriksa masih bersentuhan dan bagian terendah janin masih mudah digerakan, itu menandakan bahwa bagian terendah janin masih BAP atau konvergen ( Manuaba, hal. 142 )
6.   Intra uterine
DS  :
Ibu mengatakan tidak pernah merasakan nyeri perut yang hebat selama hamil
Ibu tidak merasakan nyeri ketika dipalpasi
DO :
Pembesaran perut sesuai dengan umur kehamilan
Teraba bagian – bagian janin yaitu : kepala, punggung dan ekstermitas



Analisa dan interprestasi data
       Tanda kehamilan intra uteri adalah yaitu pada saat dipalpasi abdomen ibu tidak merasakan nyeri dan teraba bagian – bagian janin yaitu : kepala, punggung dan ekstermitas janin ( Ilmu Kebidanan Sarwono, hal. 212 tahun 2009 )
7.   Tunggal
DS : ibu merasakan pergerakan janinnya hanya pada satu sisi daerah perut    sebelah kanan
DO :
DJJ terdengar jelas pada kuadran kiri bawah perut ibu dengan frekuensi 140  x / i
Saat palpasi teraba hanya satu bagian keras dan bundar yaitu kepala dan teraba 1 bagian lunak yaitu bokong.
Analisa dan interprestasi data
       Pembesaran perut sesuai umur kehamilan dan pada palpasi teraba 1 kepala, 1 punggung, dan 1 bokong serta pada saat auskultasi DJJ terdengar jelas disatu sisi yang menandakan janin tunggal ( Manuaba, hal. 153 ).
8.   Hidup
DS    : ibu mengatakan merasakan pergerakan janinnya pada umur kehamilan 4  bulan
DO    : DJJ terdengar jelas dan teratur pada kuadran kanan bawah dengan frekuensi 140 x / i
Analisa dan interprestasi data
a.    Salah satu tanda pasti janin hidup adalah pergerakan janin yang sudah dirasakan pada usia kehamilan 4 bulan.
b.    Auskultasi DJJ terdengar jelas dengan frekuensi 140 x / i menandakan janin hidup ( Manuaba, hal 151 ).
9.   Keadaan ibu dan janin baik
DS  :
Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit serius seperti DM, jantung dan hipertensi
Ibu mengatakan pergerakan janinnya kuat
DO :
Penampilan ibu tampak sehat
Keadaan emosi ibu stabil
Konjungtiva merah muda dan sklera putih bersih
Auskultasi DJJ terdengar jelas dengan frekuensi 140 x / i
TTV :
TD  : 120 / 80 mmHg
N    : 82 x / i
P     : 20 x / i
S     : 36 º C
Analisa dan interprestasi data
a.    Keadaan umum ibu baik, dengan tanda-tanda vital dalam batas normal / stabil dimana menandakan ibu dalam keadaan baik ( Sarwono, hal. 232 tahun 2010 ).
b.    DJJ terdengar jelas, kuat dan teratur dengan frekuensi 120 – 160 x / i serta pergerakan janin yang kuat dirasakan ibu menandakan bahwa janin dalam keadaan baik ( Asuhan kebidanan Dalam konsep Keluarga, hal. 76 : 2008 ).

LANGKAH III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL
Tidak ada data yang menunjang

LANGKAH IV. TINDAKAN SEGERA / KOLABORASI
Tidak ada data yang menunjang untuk melakukan tindakan segera / kolaborasi

LANGKAH V. RENCANA TINDAKAN / INTERVENSI
Tanggal 3 Oktober 2016
Diagnose         : GII PI A0, gestasi 40 minngu, puki, presentase kepala, BAP ( konvergen ), intra uteri, tunggal, hidup, keadaan ibu dan janin baik.
Tujuan                        :
1.  Kehamilan berlangsung normal sampai aterm tanpa komplikasi
2.    Keadaan ibu dan janin baik
Kriteria           :
1.      Kesadaran komposmentis
2.     Tanda-tanda vital dalam batas normal
TD  : Systole 100-130 mmHg dan diastole 60-90 mmHg
N    : 60-100 x/menit
S     : 36,5 - 37,50C
P     : 16 – 24 x/menit
3.     TFU sesuai umur kehamilan
4.    Djj Terdengar jelas, kuat dan teratur dalam batasan normal 120-160x/menit
Rencana Tindakan/Intervensi
Tanggal 3 Oktober 2016
1.  Sampaikan hasil pemeriksaan kepada ibu dan keluarga
Rasional   : dengan menyampaikan dan menjelaskan hasil pemeriksaan ibu, maka dapat mengerti dan mengetahui keadaanya janin.
2.  Berikan pendidikan kesehatan ( HE ) tentang :
a.    Gizi pada ibu hamil
b.    Istirahat yang cukup selama hamil
c.    Personal Hygiene
d.    Perawatan payudara
Rasional   :
a.    Kebutuhan ibu selama hamil lebih dari biasanya karena digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta persiapan laktasi, seperti : protein, kalsium, zat besi.
b.    Dengan istirahat dapat mengurangi beban kerja jantung yang mengalami peningkatan karena kehamilan dan juga dapat menghambat penggunaan energi sebagai bekal untuk persiapan menghadapi persalinan
c.    Persoanl hygiene sangat penting disampaikan pada ibu hamil karena pada umumnya ibu sering BAK terutama pada trimester I dan III dapat mengakibatkan daerah genitalia luar menjadi lembab, sehingga mudah terjadi infeksi. Oleh karena itu pakaian dalam perlu diganti bila lembab atau basah dan genitalia dibersihkan dan dikeringkan setiap selesai BAK dan BAB.
d.    Perawatan payudara sangat penting untuk persiapan proses menyusui bayinya s/etelah melahirkan.
3.  Jelaskan pada ibu 9 tanda bahaya dalam kehamilan
Rasional   : dengan memberitahu ibu tentang 9 tanda bahaya dalam kehamilan maka ibu akan mengerti dan melaksanakan anjuran serta saran dari bidan jika mengalami salah satu tanda bahaya kehamilan tersebut dengan segera datang menemui petugas kesehatan..
4.  Anjurkan ibu untuk menjadi akseptor KB
Rasional   :dengan menjadi akseptor KB, maka ibu dapat menjarakkan kehamilannya
5.  Beri dukungan moril dan spiritual pada ibu
Rasional   : agar ibu tidak cemas dan mempunyai semangat yang besar dalam menghadapi kehamilannya
6.  Anjurkan ibu untuk datang kembali / follow up
Rasional   : dengan menjelaskan pada ibu, kapan ibu harus datang kembali dan hal – hal yang akan dievaluasi pada kunjungan berikutnya maka ibu dapat mengerti tentang perlunya memeriksa kehamilannya secara teratur.

LANGKAH VI. IMPLEMENTASI
Tanggal 3 Oktober 2016
1.  Menjelaskan pada ibu bahwa kehamilannya normal
2.  Memberi pendidikan kesehatan ( HE ) tentang :
a.    Gizi pada ibu hamil
Kebutuhan ibu selama hamil lebih dari biasanya karena digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta persiapan laktasi, seperti : protein, kalsium, zat besi.
b.    Istirahat yang cukup selama hamil
Dengan istirahat dapat mengurangi beban kerja jantung yang mengalami peningkatan karena kehamilan dan juga dapat menghambat penggunaan energi sebagai bekal untuk persiapan menghadapi persalinan
c.    Personal hygiene
Personal hygiene seperti selalu menjaga kebersihan mengganti pakaian, memotong kuku, menjaga kebersihan rambut dan genitalia agar selalu terhindar dariinfeksi
d.    Perawatan payudara
Perawatan payudara sangat penting untuk persiapan proses menyusui bayinya setelah melahirkan.
Hasil : ibu mengerti dan mau melakukan apa yang telah dianjurkan
3.  Memberikan penjelasan tentang tanda – tanda bahaya selama kehamilan seperti:
a.  Perdarahan jalan lahir
b.  Nyeri perut yang hebat
c.   Sakit kepal hebat / menetap
d.  Oedema pada wajah dan tangan
e.  Penurunan gerakan janin
f.    Pandangan kabur
g.  Muntah terus – menerus
h.  Demam
i.    Kejang – kejang
Jadi apabila mengalami salah satu dari tanda tersebut maka ibu harus segera mencari bantuan ke puskesmas atau RS terdekat.
Hasil : ibu mengerti dan mau melakukan apa yang telah dianjurkan
4.  Menganjurkan ibu untuk rutin mengkonsumsi tablet Fe 200 mg perhari setelah makan agar ibu terhindar dari penyakit anemia
Hasil : ibu mengerti dan mau melakukan apa yang telah dianjurkan
5.  Menganjurkan ibu untuk datang kembali memeriksakan kehamilannya pada tanggal yang telah ditentukan
Hasil : ibu mengerti dan mau melakukan apa yang telah dianjurkan


LANGKAH VII. EVALUASI
Tanggal 3 februari 2014
1.  Menyampaikan hasil pemeriksaan bahwa ibu dalam keadaan baik, ibu senang mendengar hasil pemeriksaan bahwa keadaan umum ibu dan janinnya baik
2.  Ibu menerima dan mengerti tentang penjelasan yang diberikan
3.  Ibu bersedia dengan apa yang dianjurkan
4.  Ibu mengerti tentang pentingnya gizi saat hamil
5.  Ibu mengerti tentang 9 tanda bahaya dalam kehamilan
6.  Ibu mendapatkan tablet Fe dengan dosis 200 mg perhari diminum setelah makan
7.  Ibu bersedia melakukan kunjungan kembali




























PENDOKUMENTASIAN HASIL ASUHAN KEBIDANAN ANTENATAL FISIOLOGI PADA NY “ R “ DENGAN MASA GESTASI 40 Minggu
DI PUSKESMAS BATUA MAKASSAR
TANGGAL 3 OKTOBER 2016

No. Register              : 288 / BRG
Tanggal Kunjungan            : 3 Februari 2014, Jam 10.15 WITA
Tanggal Pengkajian            : 3 Februari 2014, Jam 10.25 WITA
Nama Pengkaji         : Yulia Marwa

Identitas Istri / Suami
Nama                              : Ny “ R “ / Tn “ I
Umur                               : 30 tahun / 30 tahun
Nikah / lamanya                        : 1X / ± 9 tahun
Suku                               : Bugis / Bugis
Agama                            : Islam / Islam
Pendidikan                    : SD / SMP
Pekerjaan                       : IRT / Buruh Harian
Alamat                             : Jln. Borong Raya Baru 7 Lrg. 3 No.4 RW 007

Data Subjektif ( S )
1.    Ibu mengatakan ini merupakan kehamilan yang kedua dan tidak pernah keguguran
2.    Ibu mengatakan HPHT tanggal 20 Januari 2016
3.    Ibu mengatakan umur kehamilannya 9 bulan
4.    Ibu tidak pernah merasa sakit atau nyeri perut yang hebat selama hamil
5.    Ibu mulai merasakan pergerakan janin pada bulan ke 4
h.    Ibu mengatakan mendapatkan Ibu sudah dapat suntik TT
-          TT I pada tanggal 25 Februari 2016 di Puskesmas Batua
-          TT II pada tanggal 25 Maret 2016 di Puskesmas Batua

Data Objektif ( O )
1.    Keadaan umum ibu baik
2.    Kesadaran composmentis
3.    Konjungtiva merah muda dan slera putih bersih
4.    Tidak ada oedema, tidak tampak chloasma gravidarum
5.    GII PI A0
6.    Umur kehamilan 40 minggu
7.    TTV : TD          : 120 / 80 mmHg
           N           : 80 x / i
           P            : 20 x / i
           S            : 36 ºC
8.    Tampak linea nigra dan striae alba
9.    Pembesaran perut sesuai umur kehamilan
10. Palpasi            :
a.    Leopold I               : setinggi PX ( 32 cm )
b.    Leopold II              : puki
c.    Leopold III             : kepala
d.    Leopold IV                        : BDP
e.    DJJ                                    : 140 x / i
11. HTP tanggal 29 Oktober 2016
12. Pemeriksaan penunjang
a.    Pemeriksaan laboraturium
HB              : 12 gr %
Urine         : Albumin      : ( - )               
                                  Reduksi      : ( - )
13. Ekstermitas
a.    Tidak ada caries dan oedema
b.    Perkusi : refleks patella kiri dan kanan ( + )



Assesment ( A )
GII PI A0, gestasi 40 minggu, Puki , presentase kepala, BAP      (konvergen), intra uteri, tunggal, hidup, keadaan ibu dan janin baik.

Planning ( P )
Tanggal 3 Oktober 2016

1.    Menyampaikan hasil pemeriksaan bahwa ibu dalam keadaan baik, ibu senang mendengar hasil pemeriksaan bahwa keadaan umum ibu baik dan janin baik
2.    Menjelaskan tentang pentingnya gizi dalam sebuah kehamilan
3.    Menjelaskan tentang pentingpersonal hygiene
4.    Menjelaskan tentang pentingnya istirahat yang cukup selama hamil
5.    Memberikan penjelasan tentang tanda – tanda bahaya selama kehamilan seperti :
a.  Perdarahan jalan lahir
b.  Nyeri perut yang hebat
c.  Sakit kepala yang hebat / menetap
d.  Oedema pada wajah dan tangan
e.  Penurunan gerakan janin
f.   Pandangan kabur
g.  Muntah terus – menerus
h.  Demam
i.    Kejang – kejang
6.    Penatalaksanaan pemberian tablet Fe dengan dosis 200 mg 1 X 1, di minum sebelum tidur pada malam hari
7.    Menganjurkan ibu untuk follow up / datang kembali
8.    Mengingatkan ibu untuk selalu berdoa agar janin dan kesehatan ibunya baik – baik saja dan ibu bersedia melakukannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar