MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN
POSTNATAL FISIOLOGI
PADA NY “ T “ DENGAN NYERI PERINEUM
DI PUSKESMAS BATUA MAKASSAR
TANGGAL 23 AGUSTUS 2016
No.
Register : 1144/VIII/2016
Tanggal
Masuk : 22 Agustus 2016 Jam 20.15 WITA
Tanggal
Partus : 23 Agustus 2016 Jam 22.00 WITA
Tanggal
Pengkajian : 23 23 Agustus
2016 Jam 20.00 WITA
Nama
Pengkaji : Yulia Marwa
LANGKAH I. IDENTIFIKASI DATA DASAR
A.
Identitas
Istri / Suami
Nama : Ny “ T “ / Tn “ F “
Umur : 21 tahun / 24 tahun
Nikah
/ Lamanya : 1 X / ± 1 tahun
Suku : Flores/Flores
Agama : Kristen/Kristen
Pendidikan : SMA/SMA
Pekerjaan : IRT / Wiraswasta
Alamat : Jln.Toddopuli III
blok 27 Rt.003 Rw.00 Panakukang
B.
Data
Biologis / Fisiologis
1.
Keluhan
Utama
Ibu
mengatakan nyeri perineum karena luka jahitan
2.
Riwayat
keluhan utama
a.
Keluhan
timbul akibat jahitan perineum setelah melahirkan tanggal 23 Agustus
2016
b.
Sifat
keluhan hilang timbul
c.
Lokasi
keluhan didaerah perineum
d.
Ibu
mengatakan ada pengeluaran darah dari jalan lahir
e.
Upaya
untuk mengatasai keluhan utama dengan melakukan perawatan perineum
C. Riwayat
Kesehatan Lalu dan Sekarang
1. Ibu
tidak ada riwayat penyakit jantung, DM, hipertensi dan asma
2. Ibu
mengatakan tidak ada riwayat operasi dan opname
3. Ibu
mengatakan tidak ada riwayat PMS
4. Ibu
tidak ada riwayat alergi terhadap makanan dan tidak ada riwayat ketergantungan
obat – obatan
D. Riwayat
Reproduksi
1. Riwayat
haid
a. Menarche : 14 tahun
b. Siklus
haid : 28 – 30 hari
c. Lama
haid : 5 – 7 hari
d. Dismenorhea : tidak ada
2. Riwayat
ginekologi
Ibu tidak pernah menderita
penyakit infeksi organ reproduksi
E.
Riwayat
Kehamilan Sekarang
1.
GI P0 A0
2.
HPHT
tanggal 09 November 2015
3.
TP
tanggal 16 Agustus 2016
4.
Pergerakan
janin dirasakan oleh ibu pada bulan oktober 2013 saat kandungan berumur 4 bulan
dan pergerakan lebih banyak dirasakan pada perut sebelah kanan.
5.
Ibu
memeriksakan kehamilannya di puskesmas batua sebanyak 4 kali
6.
Keadaan
umum ibu baik
F.
Riwayat
Persalinan
1.
Kala
I ( pembukaan kurang lebih 1 jam )
a.
Klien
masuk puskesmas karena pengeluaran darah dan lendir dari jalan lahir mulai
tanggal 22 Agustus 2016,
jam 23.30 Wita disertai nyeri perut
tembus kebelakang yang sifatnya hilang timbul
b.
His
dirasakan mulai dari tanggal 22 Agustus
2015, jam 18.00 WITA
c.
Keadaan
umum ibu baik dan kesadaran composmentis
2.
Kala
II ( kurang lebih 10 menit )
a. Berlangsung
normal
b. Bayi
lahir tanggal 23 Agustus 2016 jam
07.25 Wita
c. Jenis
persalinan spontan, jumlah perdarahan ± 150 CC
d. BBL
: 3000 gram, PB : 48 cm, LK : 31 cm, LP : 32 cm, LD : 33 cm
e. JK
: ♀
f. Ruptur
perineum tingkat II
3. Kala
III
a. TTV
:
TD : 110 / 80 mmHg
N : 80 x / menit
P : 20 x / menit
S : 36,5 ºC
b. Plasenta
lahir lengkap jam 07.35 Wita
c. Perdarahan
± 150 CC
d. Kandung
kemih kosong
e. Laserasi
tingkat II
4. Kala
IV
a. Penguasaan
1 jam pertama
TTV : TD :
120 / 80 mmHg
N : 80 x / menit
P : 20
x / menit
S :
36,5 º C
b. Kontraksi
uterus baik, setinggi pusat, hecting jelujur dengan catgut
c. Kandung
kemih kosong
d. Jumlah
perdarahan ± 150 CC
G. Riwayat
Sosial, Ekonomi, Spiritual dan Psikologi
1. Ibu
sangat senang dengan kelahiran bayinya
2. Pengambilan
keputusan dalam keluarga adalah suami
3. Segala
kebutuhan dipenuhi oleh suami
4. Ibu
menganggap kelahiran bayinya merupakan anugrah dari Tuhan Yesus
5. Ibu
selalu berdoa selama persalinan dan bersyukur setelah persalinan selesai
H. Riwayat
KB
Ibu mengatakan tidak pernah
menjadi akseptor KB
I. Riwayat
Kebutuhan Dasar
1. Kebutuhan
nutrisi
a. Kebiasaan
Makan : 3 kali sehari dengan porsi 1 piring ( nasi, sayur,
ikan, tahu/tempe, dan buah- buahan )
Minum : 6 – 8 gelas / hari
b. Selama
post partum tidak ada perubahan
2. Kebutuhan
eliminasi
a. Kebiasaan
BAK : Frekuensi : 3 – 5 kali
sehari
Warna : kekuningan
Bau : amoniak
BAB : Frekuensi : 1 – 2 kali
sehari
Warna : kuning kecoklatan
Bau : amoniak
Konsistensi : padat
b. Selama
post partum
BAK : Frekuensi : 2 kali
Warna : kuning
Bau : amoniak
BAB
Ibu belum pernah BAB
3. Kebutuhan
istirahat
a. Kebiasaan
Tidur siang : ± 1- 2 jam / hari
Tidur malam : ± 7 – 8 jam / hari
b. Selama
post partum
Ibu tidak pernah tidur siang
dan tidur malam ibu terganggu akibat bayinya menangis.
4. Personal
hygiene
a. Kebiasaan
Mandi : 2 kali sehari
Keramas : 3 kali seminggu
Sikat gigi : 2- 3 kali sehari
Ibu mengganti baju / pakaian
dalam setiap selesai mandi / basah
b. Selama
post partum
Ibu sudah mandi 1 kali,
keramas, sikat gigi dan ganti pakaian
J. Pemeriksaan
Fisik
1. Kesadaran
umum ibu baik
2. Kesadaran
composmentis
3. TTV :
TD : 120 / 80 mmHg
N : 80 x / menit
P : 20 x / menit
S : 36,5 º C
4. Inspeksi,
palpasi, auskultasi
a. Kepala
Bersih, rambut tidak rontok,
tidak ada ketombe, rambut hitam – lurus, dan tidal ada nyeri tekan
b. Wajah
Ekspresi wajah kadang
meringis dan tidak ada oedema
c. Mata
Konjungtiva merah muda,
sclera putih bersih
d. Mulut
dan gigi
Mulut tampak bersih, bibir
lembab, dan tidak ada gigi yang tanggal serta caries.
e. Telinga
Simetris ki – ka , tidak ada
secret
f. Leher
Tidak ada pembesaran
kelenjar tiroid, vena jugularis dan kelenjar limfe
g. Payudara
Simetris ki – ka, puting
susu menonjol, clostrum ada bila dipencet, tidak ada nyeri tekan dan tidak ada
benjolan.
h. Abdomen
Tidak ada bekas operasi, TFU
2 jrbpst, kontraksi uterus baik ( teraba keras dan bundar )
i. Vulva
dan perineum
Vulva bersih, tidak ada
varises, tampak jahitan jelujur pada luka perineum masih basah dan pengeluaran
lochia rubra.
j. Tungkai
dan ekstermitas bawah
Tidak terdapat oedema, tidak
terdapat varises, dan refleks patella ki – ka baik.
k. Anus
Tidak ada hemoroid dan
oedema
LANGKAH II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH AKTUAL
Diagnosa : Post partum hari pertama
DS :
Ibu melahirkan tanggal 23 Agustus 2016 jam 07.25 Wita
Ibu mengatakan ada
pengeluaran darah dari jalan lahir
DO : TFU Setinggi pusat
Kontraksi
uterus baik
Terdapat
pengeluaran lochia rubra
Analisa dan interprestasi data
Setelah bayi lahir maka uterus
berkontraksi sehingga otot uterus yang berbentuk anyaman menjepit satu sama
lain mengakibatkan pembuluh darah dan tempat implementasi plasenta dapat
tertutup sempurna, hal ini menimbulkan mules yang disebut nyeri ikatan ( after
point ), disertai pengeluaran secret berupa darah berwarna merah segar
bercampur sisa – sisa selaput ketuban, sel-sel desidua, sisa serviks caseosa,
lanugo dan mekonium yang disebut “ lochia rubra “ yang terjadi pada hari 1 – 2
post partum. Selain itu terjadi involusi uteri dimana jaringan ikat dan
jaringan otot mengalami proses protolitik berupa pemecahan protein yang
dikeluarkan bersama urine. Proses ini menyebabkan uterus mengecil dan teraba
TFU 2 jrbpst yang berlangsung hari 1 – 3 post partum.
Masalah Aktual : Nyeri
luka jahitan perineum
DS : ibu mengatakan nyeri pada luka jahitan perineum
DO :
Ekspresi wajah ibu tampak
meringis kesakitan apabila bergerak
Perineum tampak masih basah,
tampak luka jahitan pada perineum
Analisa dan interprestasi data
Terputusnya kontunitas jaringan pada
perineum menyebabkan rusaknya pembuluh darah perifer dan serabut saraf. Pada
hipotalamus terjadi pelepasan secolimin dan bradikinin, kemudian rangsangan
diteruskan ke otak saraf effent ke serabut saraf sensorik dan dipresepsikan
sebagai rasa nyeri ( Sumber Asuhan maternal dan neonatal, hal 11 – 22 )
LANGKAH III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL
Masalah Potensial : Antisipasi
terjadinya Infeksi pada luka jahitan
Ds :
ibu mengatakan nyeri pada daerah luka jahitan
Do :
Ekspresi wajah ibu tampak meringis saat bergerak
Tampak luka jahitan pada perineum
Tampak luka masih basah
Analisa dan interpretasi data
Adanya luka pada jahitan atau jaringan yang terjadi
pada saraf persalinan daerah ini merupakan tempat yang banyak untuk tumbuh kuman-kuman. Masuknya jenis-jenis
pathogen tersebut kedalam serviks menyebabkan infeksi ( Ilmu Kebidanan Sarwono
2007 hal 415 )
LANGKAH IV. TINDAKAN SEGERA / KOLABORASI
Kolaborasi dengan Dokter/Bidan untuk pemberian Obat
1. Asam Mefenamat 500 mg 3x1
2. Cefadroxil 500 mg 2x1
3. Livron 200 mg 1x1
LANGKAH V. RENCANA TINDAKAN / INTERVENSI
Diagnosa : post partum hari pertama
Tujuan : Post partum hari pertama berlangsung normal
Tidak terjadi infeksi luka jahitan
Nyeri perineum berkurang
Involusi uterus berlangsung
normal
Kriteria :KU ibu baik
TTV dalam batas normal :
TD : Sistole 110 – 130 mmHg
Diastole
70 – 90 mmHg
N : 60 – 90 x / i
P :
16 – 24 x / i
S :
36,5 – 37,5 ºC
Pengeluaran lochia normal
sesuai dengan harinya
Kontraksi uterus
baik
Intervensi / Rencana Tindakan
Tanggal
23 Agustus 2016
1. Kaji tingkat nyeri
Rasional : di
ketahui cara mengatasi tingkat nyeri dengan pemberian obat dan dapat mengidentifikasi
apakah nyeri ringan atau berat
2. Observasi
TFU dan kontraksi uterus
Rasional : TFU digunakan sebagai indikator untuk
mengetahui proses involusi uterus. TFU yang tidak sesuai menandakan kemungkinan
adanya masalah pada masa nifas. Kontraksi uterus yang baik menandakan bahwa
prose involusi berjalan baik
3. Observasi tanda-tanda infeksi pada luka perineum
Rasional : mengetahui keadaan ibu dan dapat menentukan
tindakan selanjutnya
4. Observasi
pengeluaran lochia
Rasional : perubahan lochia mulai dari warna, bau,
jumlah dan perpanjangan waktu merupakan indikator untuk mengetahui terjadinya
infeksi yang disebabkan oleh involusi yang kurang baik
5. Beri
HE pada ibu
a. Makanana
bergizi seimbang
Rasional : dengan mengkonsumsi makanan yang
bergizi seimbang maka dapat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga dapat
mempertahankan stamina dan membantu proses penyembuhan.
b. Istirahat
yang cukup
Rasional : dengan istirahat yang cukup maka
dapat memulihkan kembali kekuatan fisik dan juga mental serta mempercepat
proses penyembuhan
c. Mobilisasi
dini
Rasional : dengan mobilisasi dini dapat mempercepat proses
penyembuhan luka serta dapat mengurangi bendungan lochia dalam rahim dan untuk
meningkatkan peredaran darah disekitar alat kelamin.
6. Jelaskan
pada ibu tentang tanda bahaya selama masa nifas
a. Lelah
dan sulit tidur
b. Adanya
tanda infeksi
c. Sakit
kepala terus – menerus
d. Lochia
berbau busuk dan sangat banyak
e. Puting
susu pecah dan mammae bengkak
f. Penglihatan
kabur
g. Oedema,
sakit, panas pada tungkai
Rasional : tanda bahaya dalam masa nifas perlu diketahui
oleh ibu agar lebih waspada dan menjaga kesehatannya.
7. Anjurkan ibu untuk menyusui bayinya secara on demond
Rasional :
dengan adany isapan bayi dapat memicu pengeluaran hormone oksitosin untuk
kontraksi dan pengeluaran ASI
8. Berikan
antibiotik / suplemen sesuai kebutuhan
Rasional : dengan ibu meminum obat dapat membantu proses pengembalian kesehatan
ibu seperti keadaan sebelum melahirkan. Antibiotik menghambat pertumbuhan
mikroorganisme penyebab infeksi atau mengurangi rasa nyeri.
LANGKAH VI. IMPLEMENTASI
Tanggal
23 Agustus 2016
1. Mengobservasi
TTV
2. Mengobservasi
TFU dan kontraksi uterus
3. Mengobservasi
pengeluaran lochia
4. Memberikan
HE tentang :
a. Makanan
bergizi seimbang
b. Istirahat
yang cukup
c. Mobilisasi
dini
5. Mengobservasi tanda- tanda infeksi luka perineum
6. Menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya secara on
demond
7. Menjelaskan
pada ibu tentang tanda bahaya selama masa nifas
8. Memberikan
antibiotik dan suplemen sesuai kebutuhan ibu
Cefadroxil 500
mg 3x1
Asam mefenamat
500 mg 2x1
Livron 200 mg 1x1
LANGKAH VII. EVALUASI
Tanggal
23 Agustus 2016
1. Keadaan
umum ibu baik
2. TTV :
TD : 120 / 80 mmHg
N : 80 x
/ i
P : 20 x
/ i
S : 36,5
º C
3. Perlangsungan
post partum normal, ditandai dengan :
TFU setinggi pusat
Pengeluaran lochia rubra
4. Tidak terdapat tanda-tanda infeksi luka perineum
5. Ibu
mengerti tentang HE yang telah dijelaskan
6. Ibu
mengerti tentang tanda bahaya dalam masa nifas
7. Ibu bersedia menyusui bayinya secara on demond
8. Ibu
bersedia meminum obat yang telah diberikan
PENDOKUMENTASIAN HASIL ASUHAN
KEBIDANAN POSPARTUM FISIOLOGI
PADA NY “ T “ DENGAN NYERI PERINEUM HARI
PERTAMA
DI PUSKESMAS BATUA MAKASSAR
TANGGAL 24 MARET 2014
No.
Register : 1144/VIII/2016
Tanggal
Masuk : 22 Agustus 2016 Jam 20.15 WITA
Tanggal
Partus : 23 Agustus 2016 Jam 22.00 WITA
Tanggal
Pengkajian : 23 23 Agustus
2016 Jam 20.00 WITA
Nama
Pengkaji : Yulia Marwa
LANGKAH I. IDENTIFIKASI DATA DASAR
Identitas
Istri / Suami
Nama : Ny “ T “ / Tn “ F “
Umur : 21 tahun / 24 tahun
Nikah
/ Lamanya : 1 X / ± 1 tahun
Suku : Flores/Flores
Agama : Kristen/Kristen
Pendidikan : SMA/SMA
Pekerjaan : IRT / Wiraswasta
Alamat : Jln.Toddopuli III
blok 27 Rt.003 Rw.00 Panakukang
Data
Subjektif ( S )
1. Ibu
mengatakan masih merasakan nyeri pada luka jahitan pada saat melahirkan
2. Ibu
mengatakan ada pengeluaran darah dari jalan lahir berwarna merah kehitaman
3. Ibu
mengatakan sudah meminum obat yang diberikan
Data objektif ( O )
1. KU
ibu baik
2. TTV :
TD : 110 / 80 mmHg
N :
82 x / i
P :
18 x / i
S :
36, 5 ºC
3. Kontraksi
uterus baik ( teraba keras dan bundar )
4. Ibu
terlihat menggunakan gurita
5. Pengeluaran
lochia rubra
6. Tidak terdapat tanda-tanda infeksi pada luka perineum
7. Payudara
teraba keras, puting susu terbentuk dan ada kolostrum
8. Ibu
terlihat bahagia dengan anak keduanya
9. Involusi
uterus berjalan normal
Assesment ( A )
Post
partum hari pertama
Planning ( P )
Tanggal
23 Agustus 2016
1. Mengobservasi
TTV
Hasil : TD : 110 / 80 mmHg
N :
82 x / i
P :
18 x / i
S :
36, 5 º C
2. Mengobservasi
TFU dan kontraksi uetrus
Hasil : TFU setinggi pusat
dan kontraksi uterus baik (teraba keras dan bundar)
3. Memberikan
HE tentang :
a. Perawatan
luka perineum
b. Cara
menyusui yang benar
Hasil : ibu mengerti dengan
penjelasan yang diberikan
4. Menganjurkan
ibu untuk rutin minum obat yang telah diberikan
Hasil : ibu bersedia
melakukannya
5. Mendiskusikan
dan menganjurkan ibu untuk menjadi akseptor KB
Hasil : ibu mengetahui macam
– macam KB dan mengetahui apa yang dianjurkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar